oleh

Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Presiden Jokowi Himbau Masyarakat Perangi Terorisme.

Berita Lainnya
Menkes RI Tetapkan 4 Kabupaten di NTB Untuk Vaksinasi Anak Tahap Pertama

MATARAM, INDOCHANEL.COM – Empat Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI guna melaunching vaksinasi antivirus Read more

Dirreskrimum Polda NTB Pantau Vaksinasi Antivirus Covid-19 di Sumbawa

SUMBAWA, INDOCHANEL.COM – Kegiatan percepatan vaksinasi antivirus Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, mendapat perhatian khusus dari jajaran di Polda Nusa Tenggara Read more

Genjot Capaian Target 70 Persen Vaksinasi, Polresta Mataram Jemput Bola

MATARAM, INDOCHANEL.COM – Untuk mempercepat pencapaian target 70 persen vaksin di kalangan warga Kota Mataram, Polres setempat mengambil langkah maju Read more

JAKARTA, INDOCHANEL.COM – Presiden RI Joko Widodo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memerangi segala bentuk terorisme. Hal ini dia sampaikan dalam kaitan dengan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Jokowi menyebutkan, tindakan terorisme dan radikalisme bertentangan dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa Indonesia.”Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan dan Kebhinekaan,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/3/2021).

Jokowi menyebutkan bahwa tindakan terorisme adalah kejahatan kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun.”Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada keaitannya dengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,” lanjut Jokowi.

Atas kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut, Presiden Jokowi sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus tersebut dengan mencari jaringan pelaku sampai ke akarnya. “Saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” sambung Presiden RI.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono sebelumnya menjelaskan, dua orang diduga menjadi pelaku aksi teror di Gereja Katedral. Peristiwa adalah aksi bom bunuh diri dan tercatat terjadi pada sekitar pukul 10.20 Wita, saat umat Katolik gereja tersebut sedang menjalankan ibadah.

Adapun korban luka-luka atas insiden tersebut mencapai 14 orang. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa dari petugas maupun umat Gereja Katedral Makassar. (Ich-02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru