oleh

Bulog Janjikan Harga Gabah Rp. 5.300 per kg Dengan Catatan …

Berita Lainnya
BINDA NTB, Selenggarakan Vaksinasi Antivirus Covid-19 pada Siswa Sekolah Dasar

LOMBOK UTARA, INDOCHANEL.COM  – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selenggarakan vaksin antivirus bagi anak-anak usia Read more

Genjot Capaian Target 70 Persen Vaksinasi, Polresta Mataram Jemput Bola

MATARAM, INDOCHANEL.COM – Untuk mempercepat pencapaian target 70 persen vaksin di kalangan warga Kota Mataram, Polres setempat mengambil langkah maju Read more

Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 tahun Dilaunching di Kabupaten Sumbawa Barat

KSB, INDOCHANEL.COM – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jum’at 17/12/21 melaunching vaksinasi antivirus Corona (Covid-19) Read more

Untuk Vaksin, Bhabinkamtibmas Buka Layanan Antar Jemput

KSB, INDOCHANEL.COM – Banyak cara dilakukan aparat Kepolisian dalam menggenjot capaian target 70 persen vaksinasi antivirus Covid-19 di tengah masyarakat. Read more

DOMPU – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Bima, melakukan peninjauan lapangan terkait informasi adanya tengkulak nakal. Selain itu mereka turun untuk mengetahui persis masalah yang dihadapi masyarakat petani dalam hal pengelolaan gabah pasca panen.

Kepala Bulog Cabang Bima, Sawaludin Susanto menjelaskan, seringkali yang ditemui di lapangan adalah minimnya pemahaman petani akan pengolahan gabah pasca panen, sehingga kwalitas gabah mereka merosot di bawah standar sebagaimana kwalitas yang sudah ditentukan.

Dia menyebutkan, pola kerja Bulog saat ini lebih cenderung menjadikan petani sebagai mitra. “Mitra kami bukan hanya pengusaha penggilingan tapi yang pasti kita beli gabah kepada petani”, sebutnya Kamis, 08/04.

Pada kesempatan itu, Kepala Bulog Cabang Bima, menegaskan bahwa pihaknya tetap membeli gabah dengan harga pokok penjualan (HPP) sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Menteri Perdagangan.

Ada beberapa persyaratan standar untuk Gabah Kering Panen (GKP), diantaranya berkadar air 25 persen dengan hampa sebesar 10 persen. Apabila tidak sesuai standar kualitas maka akan dilakukan rafaksi harga sesuai kualitas GKP.

Bulog katanya akan membeli gabah petani di lahan dengan harga Rp 4.200 per kilo gram (Kg) apabila kwalitas gabah sebagaimana ketentuan yakni kadar air 25 persen dan hampa 10 persen. “Petani tidak perlu mengantar gabahnya ke gudang, di lahan pun kami bayar dengan harga Rp 4.200 per kg”, ujarnya.

Namun bila ada petani yang hendak menjual gabah mereka di lokasi dryer baik milik swasta maupun kelompok tani, terlebih di gudang Bulog, Sawaludin Susanto menjanjikan tambahan biaya Rp 50 per kg sebagai pengganti transportasi. “Lebih dari itu, Bulog siap membeli dengan harga Rp. 5.300 per kg, apabila kadar air 14 persen dengan biji hampa 3 persen”, tegasnya.

Mendapati kenyataan bahwa setiap tahun masyarakat petani selalu menghadapi persoalan kadar air dan hampa, maka saran paling bagus yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dompu adalah membeli dryer bagi kelompok tani atau BUMDES.

“Sehingga petani tidak langsung menjual gabah mereka saat masih di lahan, tentu saja nanti petani akan menjual setelah pengelolaan pasca panen guna mendapatkan kadar air dan hampa sebagaimana disyaratkan oleh HPP”, jelas Sawaludin (Ich-02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru