oleh

Jelang MotoGP 2022, Persiapan Menjadi Critical Moment

Berita Lainnya
Ir. A. Muis Siap Geliatkan Industri Pariwisata Dompu

DOMPU, INDOCHANEL.COM - Mengemban amanat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setelah lebih kurang delapan (8) tahun menjadi Kepala Dinas Read more

Kadis Pariwisata Jamin Wisatawan Sehat Berkunjung di NTB

MATARAM, INDOCHANEL.COM – Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Yusron Hadi, memastikan bahwa wisatawan yang berkunjung di Read more

Dampak PPKM, Industri Pariwisata di NTB Sekarat

MATARAM, INDOCHANEL.COM - Kebijakan pemerintah yang telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro sejak 05 hingga 20/07 mendatang, Read more

Tarik Minat Wisatawan, Pemprov NTB Gratiskan Rapid Test Antigen

MATARAM, INDOCHANEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) berencana akan menerapkan program rapid test antigen gratis kepada para Read more

MATARAM, INDOCHANEL.COM – Persiapan menjelang perhelatan MotoGP pada Maret 2022 di Pertamina Mandalika Sirkuit sangat penting mengingat gelaran dunia ini adalah pengalaman pertama NTB dan Indonesia.

“Persiapan pre season balapan MotoGP pada minggu kedua Februari sangat critical karena selain logistik yang lebih besar, pembalap dan timnya akan menguji sirkuit baru sehingga kesiapan ini akan menentukan suksesnya main event MotoGP”, ujar Gubernur Dr Zulkieflimansyah, SE, M. Sc saat rapat koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui daring di ruang kerja Gubernur, Jumat (31/12).

Oleh karena itu, Gubernur meminta koordinasi intensif para stakeholder terkait evaluasi dan pembenahan.

” Misalnya host balapan yang sudah tidak lagi dipegang oleh Mandalika GrandPrix Association tapi oleh Fédération Internationale de Motocyclisme sehingga koordinasi soal Marshall balapan seperti di WSBK kemarin harus dibahas lagi”, jelas Gubernur.

Gubernur juga memastikan pembenahan infrastruktur lingkar sirkuit termasuk pelebaran jalan dan penataan kawasan, kesiapan destinasi pariwisata, akomodasi, transportasi dan promosi mengingat dampak gelaran MotoGP bagi pariwisata NTB dan Indonesia. Namun demikian, ia mengingatkan pelaku bisnis mulai dari perjalanan wisata sampai hotel memanfaatkan peluang dan tetap menjaga citra pelayanan prima.

“Rate harga harga tidak terlampau mahal tapi harus menguntungkan untuk bisnis lokal begitu juga dengan masyarakat kita”, tambahnya.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizky Handayani mengatakan, ketujuh deputy kementerian siap membantu penyelenggaraan MotoGP.

“Ini akan menjadi pembelajaran bagi masyarakat NTB karena kompleksitas event MotoGP. Termasuk juga persiapan SDM yang akan terlibat”, ujar Rizky.

Dikatakannya, seluruh aspek persiapan mulai side event dan main event juga melibatkan ITDC sebagai pengelola kawasan agar tanggungjawab terdistribusi dengan baik seperti manajemen tiket, fasilitas penonton dan penyelenggaraan event utama pada 20 Maret 2022.

Begitupula dengan lima desa wisata prioritas lingkar Mandalika yakni Sade, Sengkol, Prabu, Mertak dan Sukaraja telah disiapkan program pendampingan tinggal teknis promosi agar wisatawan datang dalam paket tour.

Sementara itu, perwakilan ITDC, Arie Prasetyo menjelaskan pihak ITDC tengah mengerjakan tribun penonton Grandstand premium dan reguler berkapasitas 27.690 tempat duduk, VIP Village berkapasitas 2.128 tempat duduk serta penambahan area paddock. Sedangkan tiket rencananya akan dijual terpusat di ITDC melalui salah satu retail ternama.

“Jumlahnya sendiri proyeksinya 63.834 tiket perhari untuk tiga hari penyelenggaraan mulai 18 Maret”, sebut Arie.

Hadir pula dalam rapat koordinasi tersebut, INTOA, Astrindo, PHRI, Kadis PU, Kadis Pariwisata dan Kadis Perhubungan. (Kominfotik/ICh-05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru