oleh

Polisi Tangkap Terduga Teroris Jaringan Bom Bunuh Diri Makassar di Jakarta, Makassar dan NTB

Berita Lainnya
Dirreskrimum Polda NTB Pantau Vaksinasi Antivirus Covid-19 di Sumbawa

SUMBAWA, INDOCHANEL.COM – Kegiatan percepatan vaksinasi antivirus Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, mendapat perhatian khusus dari jajaran di Polda Nusa Tenggara Read more

BINDA NTB, Selenggarakan Vaksinasi Antivirus Covid-19 pada Siswa Sekolah Dasar

LOMBOK UTARA, INDOCHANEL.COM  – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selenggarakan vaksin antivirus bagi anak-anak usia Read more

MAKASSAR – Gerak cepat Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 atas peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3), berhasil menciduk sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri tersebut
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa, jajaranya telah berhasil menangkap beberapa terduga teroris. Diantaranya ada yang ditangkap di Makassar.

“Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA. Mereka berperan bersama L dan YSM (pelaku bom bunuh diri) yakni teman satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin 29/03.

Para terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, diketahui berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri.

Karenanya lanjut Kapolri, tim Densus juga berhasil menggeledah dan menangkap empat (4) terduga teroris di Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. Diantara mereka yakni A, AH, AJ dan BS. Mereka ditangkap bersamaan dengan barang bukti berupa bom dan bahan peledak lainnya.

“ditemukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu, 5 Toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flashfolder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya 4 Kg , kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan Jumlah 1,5 Kg,” jelas Kapolri.

Selain itu, di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Densus 88 berhasil mengamankan 5 orang terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

Kapolri mengajak masyarakat di Jakarta, Makassar, dan NTB untuk melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini. (Lis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru